JAYAPURA-Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal,SE,MM menyebut demi keselamatan tenaga kesehatan dan guru yang bertugas di kabupaten puncak mereka harus diungsikan dalam beberapa waktu kedepan.
“Karena mereka hanya dipekerjakan di Kabupaten Puncak dan bukan orang asli sana,” jelasnya kepada wartawan, Sabtu (17/4).
Disamping itu tentu pihak keamanan juga harus turun mengamankan daerah tersebut dengan bantuan masyarakat setempat.
“Kami juga merasa tidak nyaman dengan orang yang melakukan penembakan kepada guru tersebut karena perbuatan itu sudah jelas tidak dibenarkan dan salah, ” tegasnya.
Apapun alasannya kata Wagub Klemen, guru yang mendidik anak-anak generasi penerus orang Papua karena di daerah pegunungan terlambat pendidikan masuk ke daerah tersebut.
Diharapkan, jangan lagi KKB melakukan penembakan kepada guru dan tenaga kesehatan. “Guru kan yang mendidik, membina anak-anak kami sedangkan tim medis menangani kesehatan masyarakat Papua, ” katanya lagi.
“Isu yang berkembang mengenai guru yang ditembak mati adalah mata-mata itu tidak benar, tidak ada seorang guru yang menjadi mata-mata untuk masyarakat, ” pungkasnya.(ber)