JAYAPURA-Menyikapi kejadian penembakan terhadap dua tenaga medisĀ yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) di Distrik Wandai Kabupaten Intan Jaya beberapa waktu lalu.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua Jhony Banua Rouw,SE mengimbau kepada masyarakat atau kelompok-kelompok yang berbeda konsep dengan pemerintah, untuk tidak menyakiti maupun melukai tenaga medis. Apalagi saat ini Tanah Papua sedang dihantui virus Corona.
“Kenapa kita korbankan orang-orang yang punya hati untuk bekerja melayani masyarakat. Semua pihak harus saling menjaga agar masyarakat Papua terbebas dari (virus) Corona. Semua manusia punya hak untuk hidup. Ini amanat Tuhan,” kata Jhony saat ditemui awak media beberapa waktu di Kota Jayapura.
Menurutnya, di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti ini, masyarakat sangat membutuhkan tenaga medis. Untuk menjamin kondisi kesehatan masyarakat Papua. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar pihak-pihak yang berbeda konsep dengan pemerintah untuk melindungi dan menjaga tenaga medis.
“Kami sangat membutuhkan tenaga medis. Mereka bekerja melayani rakyat kita dengan risiko yang tinggi, (sehingga) mereka harus dilindungi dan dijaga. Sebab tenaga medis dengan senang hati mau datang di kampung,” pungkasnya.(nik)