JAYAPURA-Situasi keamanan di wilayah Papua hingga kini berlangsung kondusif, pasca-bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3) lalu.
Meski demikian, pihak kepolisian di 29 kabupaten dan kota di Papua tetap siaga dan akan menjaga tempat ibadah di wilayah hukumnya untuk memberi rasa aman bagi masyarakat.
Seluruh pimpinan Polres jajaran diperintahkan untuk berkoordinasi dengan pemerintah dan FKUB serta pihak gereja dalam rangka ploting personel keamanan, guna memastikan keamanan saat ibadah berlangsung.
“Bapak Kapolda sudah perintahkan semua Polres jajaran agar tetap siaga dan melakukan pengamanan ekstra, baik pada saat perayaan Paskah bagi saudara kita umat Kristiani dan juga bulan Ramadhan bagi sauadara kita umat Muslim,” ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal di Kota Jayapura, Selasa (30/3).
Dia mengajak seluruh masyarakat di Papua agar menjaga Kamtibmas tetap kondusif, demikian juga toleransi antar umat beragama.
“Bapak RT/RW apabila mengetahui ada orang baru di wilayahnya, tanyakan maksud kedatangan yang bersangkutan, apakah dalam rangka kerja atau ada hal lain yang mencurigakan. Informasikan ke Bhabinkamtibmas,” imbaunya.
Kamal menganjurkan setiap pengurus rumah ibadah untuk tetap menerapkan protokol kesehahat di tengah pandemi Covid-19. Demikian juga protokol pengamanan di area pintu gerbang rumah ibadah guna menghindari potensi gangguan keamanan dan teror.(tmb)