JAYAPURA-Markas Polres Jayapura Kota akhirnya dikukuhkan menjadi Polres Kota (Polresta). Pengukuhan ini dilakukan Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Kamis (27/2).
Bunyi sirene menandai prosesi pengukuhan dan Paulus Waterpauw menandatangani prasasti Mapolresta Jayapura Kota dan disaksikan sejumlah pejabat utama Polda Papua dan Pejabat Sementara (PS) Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav Robby Urbinas.
Paulus Waterpauw dalam sambutannya terharu dan bahagia berdiri di Mapolresta Jayapura Kota. Dia merasakan seperti bernostalgia saat 15 tahun yang lalu, ketika menjabat Kapolres di kantor itu.
“Saya berbangga hati dan bahagia melihat Polres yang dahulu pernah saya pimpin sudah naik menjadi Kepolisian Resort Kota,” kenangnya mengingat kembali anggotanya yang bersama-sama menangani berbagai persoalan dan tantangan tugas di Kota Jayapura.
Jenderal Bintang Dua itu menjelaskan, pengukuhan ini sesuai kebutuhan organisasi kepolisian di Ibu Kota Papua. Selain menjadi pusat pemerintahan, Kota Jayapura juga merupakan urat nadi perekonomian dan pendidikan yang memikat banyak orang dari berbagai daerah.
Di samping itu, ranking kriminalitas tertinggi di Papua menjadi pertimbangan dalam perubahan tipe Polresta. Mulai dari kejahatan konvensional hingga kejahatan transnasional yang terus merangkak naik dan perlu dicermati.
“Kota ini akan menjadi tempat perhelatan PON XX, meskipun tidak melaksanakan Pilkada, namun dapat berdampak keamanan. Situasi ini sangat tepat menaikan tipe Polres Jayapura Kota menjadi Polresta Jayapura Kota, berdasarkan keputusan Kapolri Nomor KP/1899/X/2019,” jelasnya.
Peningkatan status dari Polres menjadi Polresta secara otomatis akan merubah struktural dan organisasi kepolisian di Kota Jayapura. Misalnya, jabatan Kapolresta yang sebelumnya dipimpin Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) menjadi Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol).
“Saat ini pimpinan mempercayakan kepada AKBP Gustav Urbinas, walaupun masih bersifat PS (Pejabat Sementara,red), tetapi nanti akan dinaikan menjadi Kombes, begitupun satuan di bawahnya akan ada penyesuaian,” ujarnya.
Waterpauw mengingatkan, Kapolresta dan jajaran agar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat seiring dengan peningkatan status. Bahkan, kerja anggota Polresta minimal dua kali lebih aktif ketimbang anggota di Polres wilayah lain.
Jenderal kelahiran Fakfak, Papua Barat itu pun berpesan kepada Polresta jajaran agar meningkatkan kegiatan kepolisian dalam mensukseskan Pilkada dan PON XX.
“Tantangan tugas ke depan akan semakin panas, maka itu anggota Polresta harus siap,” pesannya akhiri sambutan.(Tambunan)