BerandaHukrimEmpat Penyebab Siswa SMP dan SMA Tidak Lulus Tahun Ini

Empat Penyebab Siswa SMP dan SMA Tidak Lulus Tahun Ini

JAYAPURA-Penyebab siswa SMP dan SMA tidak lulus pada Tahun Ajaran (TA) 2019/2020 di Papua ada empat faktor utama.
Namun sebelumnya, sesuai data yang diterima Bintang Papua dari Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua jumlah siswa SMA yang lulus sebanyak 28.000 dan SMP 39.000.
Sehingga jika dipersentasekan tingkat kelulusan siswa SMA TA 2019/2020 sebesar 98,1 persen sedangkan siswa SMP 98,12 persen. Itu artinya ada sekitar 500 siswa SMA dan SMP yang tidak lulus.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait ada empat penyebab siswa SMA dan SMP tidak lulus tahun ini.
Yang pertama, selama enam bulan terakhir siswa yang tidak lulus itu tidak ada di sekolah. Sehingga sekolah tidak bisa memberikan nilai.
Kedua, siswa yang tidak lulus itu terjebak dalam masalah konflik sosial dan konflik keamanan.
“Ini yang terjadi di Kabupaten Nduga, Intan Jaya,” kata Christian Sohilait saat menghadiri rapat dengan Komisi V DPR Papua di Hotel Horison Kotaraja, Kamis (11/6).
Penyebab ketiga lanjut Sohilait, siswa yang bersangkutan meninggal dunia. “Itu ada sekitar 7-8 orang” ujarnya singkat.
Dan yang terakhir, tidak ada informasi tentang siswa tersebut.
“Ini yang tidak bisa dipaksakan,” tuturnya.
Ditambahkannya, yang menjadi masalah hari ini dari 28.000 siswa SMA dan 39.000 siswa SMP yang lulus, harus dipastikan mereka tidak boleh menganggur.
“Kami harap bapak, ibu DPRP bisa bantu kami. Kita sedang berusaha mereka tidak boleh menganggur karena alasan apapun. Sebab saya dapat SMS dari teman-teman di pegunungan, anak anak yang sudah dengar pengumuman langsung dibawa orang tua ke hutan. Jangan jadikan Covid-19 ini agar anak bekerja. Apapun alasannya pendidikan harus jalan,” pungkasnya.(nik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer

Komentar Terbaru

error: Content is protected !!