JAYAPURA-Seorang buruh bangunan tewas saat jam kerja di Puskesmas Imbi, Distrik Jayapura Utara (Japut), Kota Jayapura, Sabtu (6/3).
Korban bernama Rahmat (35) diketahui meninggal akibat tersengat listrik mesin bor yang dicolok. Ini menyusul penjelasan dua orang saksi yang juga rekan kerja korban.
“Korban terkena arus listrik dari mesin bor. Saat itu korban berada di lantai tiga yang akan melakukan pengeboran lantai,” kata Kapolsek Jayapura Utara, AKP Jahja Rumra yang dikonfirmasi, Sabtu (6/3) malam.
Dua rekan korban telah dimintai keterangan lengkapnya oleh Unit Reskrim Polsek Japut. Polisi pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti.
Insiden kata Jahja, bermula ketika korban dan saksi bernama Martinus sedang meyusun batu di lantai tiga Puskesmas Imbi yang sedang dibangun.
Korban kemudian meminta saksi untuk mengambil bor listrik dan mesin gurinda di camp.
“Usai mengambil mesin bor, saksi Marthinus menarik kabel untuk menghidupkan alat bor namun alat tersebut tidak hidup (sehingga)Â saksi kembali mengecek kabel yang tertancap di lubang cok listrik namun tidak ada kerusakan listrik,” kata Jahja.
Saksi kemudian kembali ke tempat semula dan melihat korban memegang mesin bor. Korban meminta saksi untuk menancapkan lagi colokan listrik. Namun, korban tiba-tiba teriak ‘Allahuakbar’ sebanyak tiga kali.
Mendengar teriakan, saksi langsung mencabut kabel bor dari colokan listrik, lalu bermaksud mengecek korban. Namun, korban didapati sudah dalam keadaan tersandar di dinding serta terjatuh kelantai.
“Selanjutnya, rekan kerjanya meminta pertolongan untuk dibawa ke RS Dok II Jayapura, namun nyawa korban sudah tidak dapat tertolong,” jelasnya.(tmb)