BerandaYahukimoBupati Yahukimo Abock Busup, Menjelaskan Strategi Pemkab Yahukimo Menfaatkan Jembatan Udara

Bupati Yahukimo Abock Busup, Menjelaskan Strategi Pemkab Yahukimo Menfaatkan Jembatan Udara

JAKARTA– Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Rabu (04/03) menggelar  rapat bersama, penyusunan dokumen kesepakatan lintas K/L dan daerah,  dalam rangka peningkatan sarana dan prasarana daerah tertinggal. Dengan menghadirkan 8 narasumber yang berkompeten, salah satunya Bupati Yahukimo Abock Busup mewakili Papua.

Rapat bersama ini temanya “Keterpaduan sub-sektor transportasi darat, laut dan udara dalam mendukung percepatan konektivitas dan pemasaran produk unggul pedesaan di daerah tertinggal.”

Materi yang disampaikan Bupati Yahukimo Abock Busup yaitu, langkah nyata strategi pemerintah daerah Yahukimo dalam pemanfaatan program jembatan udara sebagai upaya mengurangi disparitas harga, dan ketersediaan bahan pokok di Yahukimo.

foto bersama usai menyampaikan materi

“Yang saya sampaikan diantaranya, menjelaskan jembatan udara program strategis dari  presiden Joko Widodo. Dalam hal ini Pemda Yahukimo mengapresiasi program tol laut dan program jembatan udara, yang telah membantu masyarakat Yahukimo,” katanya saat dihubungi via ponselnya.

Ia juga menjelaskan, kondisi wilayah dengan tingkat kesulitan yang tinggi, namun banyak potensi komoditi unggulan daerah seperti kopi, buah merah dan holtikultura.

“ Saya sampaikan juga terobosan Pemda Yahukimo di bidang infrastruktur, seperti pembangunan jalan Keyke ke Pepera, rencana pembangunan dermaga Pepera. Juga pembangunan DPPU di bandara Nop Goliat, yang semua ini untuk mendukung tol laut dan jembatan udara,” katanya.

Kemudian, lanjutnya,  perbandingan suplay barang dari arah utara  dan selatan dengan keunggulan-keunggulannya, karena dari arah selatan  jaraknya lebih dekat ini mempengaruhi cost transportasi.

“Saya jelaskan juga skema percepatan ujung tol laut di Pepera, dibandingkan di Timika, karena ada kesalahan persepsi kalau barang dari Timika bisa dibawa lewat darat ke Yahukimo dan pegunungan tengah Papua, juga kendala dan permasalahan program jembatan udara,” katanya.

Rapat bersama yang digagas Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal ini dalam rangka, mendukung percepatan pembangunan daerah tertinggal Direktorat Peningkatan Sarana dan Prasarana, berupaya memaksimalkan potensi pemanfaatan wilayah laut Indonesia melalui konektivitas trayek tol laut, untuk meningkatkan kelancaran distribusi kebutuhan bahan pokok, mengurangi disparitas harga, menjamin ketersediaan bahan pokok, dan meningkatkan muatan balik dari daerah tertinggal. (nk)**

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer

Komentar Terbaru

error: Content is protected !!