JAYAPURA – Balai Bahasa Provinsi Papua, menggelar Sosialisasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bagi pemangku kepentingan, pesertanya 24 orang, terdiri perwakilan dari Papua, Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua, Dr, Sukardi GAU, M.Hum mengatakan, UKBI adalah alat uji yang standar untuk mengukur kemahiran berbahasa Indonesia.
“Semua kalangan bisa mengikuti UKBI, bukan hanya untuk PNS saja, guru, dosen, jurnalis, mahasiswa pokoknya semua bisa sebab, bahasa adalah alat wahana bukan hanya sekedar alat komunikasi tapi bahasa punya nilai lain seperti ilmu pengetahuan, dan sebagainya,” katanya.
Dalam sosialisasi ini Balai Bahasa Papua mengundang Dinas Pendidikan dari 8 kabupaten/kota yang mewakili Provinsi Papua, Papua Barat dan Papua Barat Daya.
“Sasaran kami para pemangku kepentingan, dalam hal ini Dinas Pendidikan, sebab merekalah yang punya koordinasi secara langsung ke siswa. Kami berharap, Dinas Pendidikan bersama-sama dengan Balai Bahasa, bisa melakukan sosialisasi dan menggiatkan UKBI,” ujarnya.
Mengikuti UKBI ini penting, kata Kepala Balai Bahasa, agar kita juga bisa memetakan potensi siswa dalam kemahiran berbahasanya dan kita tahu bahwa kemampuan berbahasa, kemahiran berbahasa, adalah bagian dari cerminan diri kita yang bisa kita asah, kita perbaiki dan bisa kita tingkatkan lagi.
Sementara itu Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Achmad Djalali mengatakan pemerintah Provinsi Papua mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Balai Bahasa, karena bahasa Indonesia ini bahasa pemersatu bangsa.
“Program ini tepat disosialisasikan ke guru-guru kami berharap kedepan siswa yang lulus SD hingga SMA sudah memahami betul peran penting Bahasa Indonesia, sehingga mereka tidak asal ngomong,” katanya.
Sekedar diketahui kegiatan ini berlangsung tiga hari dari tanggal 22 hingga 24 Februari 2013 di Horison Hotel Kotaraja.**