JAYAPURA–Arena Aquatic yang dibangun di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura digadang-gadang sebagai yang termegah dan terbaik di Indonesia.
Menurut informasi yang diperoleh Bintang Papua, progres pembangunan arena Aquatic ini telah mencapai 95,27 persen. Dan arena ini bakal mempertandingkan Cabang Olahraga (Cabor) Renang, Short Chourse 25 m, Water Pollo, Senam Indah dan Loncat Indah dipastikan sudah siap digunakan, sebab saat ini tinggal melakukan finishing.
Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua, Muhammad Musa’ad menilai arena Aquatic di Papua sangat luar biasa.
“Saya lihat yang termegah dan terbaik di Indonesia. Memang modelnya hampir serupa dengan Stadion Aquatic Gelora Bung Karno Jakarta, namun arena Aquatic yang dibangun di Papua ini konstruksinya lebih unggul,” aku Musa’ad saat meninjau progres pembangunan arena Aquatic di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Senin (15/6).
Tentu menurutnya, ini sesuatu yang pantas untuk dibanggakan masyarakat Papua.
“Dimana kita punya fasilitas olahraga yang luar biasa berstandar internasional,” akunya lagi.
Dibangun pada luas lahan 28.000 m² dan dengan luas bangunan 17.783 m² arena Aquatic memiliki kapasitas 1569 kursi tribun.
Didalam gedung bersiaplah mata kita dibuat terpukau dengan kolam tanding berukuran 25 m x 51,23 m dengan kedalaman 3 meter (10 baris) serta kolam diving 20 m x 25 m dengan kedalaman 5 meter.
Ada pula kolam pemanasan berukuran 20 m x 50 m dengan kedalaman 1 dan 2 meter di luar gedung aquatic.
Sadar bahwa aset berharga dapat digunakan untuk pengembangan ilmu keolahragaan di Papua, Musa’ad memastikan bakal membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Disorda Papua untuk mengelola seluruh venue pasca-PON XX berlangsung.
“Kita pun akan meminta pihak Universitas Cenderawasih melalui fakultas keolahragaan untuk bisa memanfaatkan arena Aquatic yang ada tersebut,” ujarnya.
“Dengan harapan ke depan, arena Aquatic ini bisa menjadi pusat industri olahraga yang bakal mencetak atlet handal asal Papua. Bahkan kalau bisa, seluruh negara di pasifik bisa menggunakan arena ini untuk berlatih. Asalkan ada kerja sama bilateral dengan pemerintah pusat,” harapnya.
Selain meninjau arena Aquatic, Asisten Musa’ad yang didampingi Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua, Alexander Kapisa serta sejumlah kepala OPD lainnya, turut menyambangi bangunan Istora Papua Bangkit dan Wisma Atlet Stadion Mandala Jayapura.
Menurut Musa’ad, persiapan seluruh fasilitas infrastruktur maupun supratruktur, terus didorong pasca-ditundanya pelaksanaan PON. Dalam artian, penundaan itu mejadi momentum dan kesempatan bagi Provinsi Papua untuk menyiapkan pelaksanaan event empat tahunan itu, menjadi lebih baik dan optimal.
“Maksudnya adalah dalam situasi pandemi Covid-19 ini, kami di Papua tidak berhenti bekerja menyiapkan pelaksanaan PON. Untuk itu, kita harap masyarakat bisa terus memberikan dukungan doa,” tutupnya.(berti)
Arena Aquatic Papua Termegah dan Terbaik di Indonesia
