WAMENA – Koalisi Yahukimo satu yang merupakan gabungan masyarakat dan 17 partai politik di Yahukimo, untuk kedua kalinya kembali melakukan aksi di KPU Provinsi Papua Pegunungan dan KPU Provinsi Papua Pegunungan menerima aspirasi mereka.
Koordinator aksi Otniel Sobolim mengatakan, KPU dan Bawaslu Yahukimo sudah melakukan pelanggaran, pencurian terstruktur, sistematis dan massif.
“Mereka lari, hari ini mereka sembunyi di Wamena kami sudah lapor Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu merekomendasikan untuk membatalkan pleno di tingkat kabupaten oleh KPU Yahukimo dan KPU Provinsi Papua Pegunungan sudah menyampaikan ke kami, sebelum KPU Yahukimo menyelesaikan masalah di tingkat kabupaten, maka KPU Provinsi Papua Pegunungan tidak mengijinkan KPU Yahukimo melakukan pleno di tingkat kabupaten,” katanya, Selasa (12/03)
Dikatakannya, jika kebiasaan KPU Yahukimo mencuri suara lalu pleno jam 3 subuh dibikin lagi di provinsi Papua Pegunungan, menipu masyarakat Yahukino, menipu partai politik yang ada di Yahukimo, menipu Bawaslu provinsi dan KPU provinsi, jika KPU Yahukimo melakukan pleno lagi, maka masalah ini kami bawa di kampiung tidak di MK.
“Kami taro dikampung masalah ini bukan masalah MK, masalah ini tidak ada daftar D hasil, C hasil, tidak di tangan kami. Kamu yang mencuri suara bikin naik tabulasi, bikin penipuan suara, berani bikin pleno masalah dibawa ke kampung,” tegasnya.**